Beranda > Kegiatan Penambangan > Bupati Tebo Akui Banyak Tambang Batubara Yang Tutup

Bupati Tebo Akui Banyak Tambang Batubara Yang Tutup

Muaratebo, Jambi, 1/9 (ANTARA) – Bupati Tebo, Provinsi Jambi, Sukandar mengakui aktivitas tambang batubara oleh perusahaan di daerah tersebut menurun, bahkan banyak yang sudah menghentikan kegiatan.
“Sudah banyak perusahaan tambang batubara yang menghentikan kegiatan tambangnya, ini terjadi sejak beberapa bulan belakangan,” katanya, Sabtu.
Menurut Sukandar, alasan perusahaan menghentikan aktivitas disebabkan oleh turunnya harga batubara di pasar dunia dan rendahnya kandungan kalori batubara.
“Harga batubara di pasaran menurun dengan drastis, sehingga mereka (perusahaan) memilih untuk menghentikan kegiatan,” katanya.
Perusahaan tambang batubara yang masih beroperasi saat ini hanya PT Daya Bambu.
Namun Sukandar optimis jika harga batubara kembali normal, maka perusahaan tambang yang memiliki izin KP di Kabupaten Tebo akan kembali beroperasi.
Berdasarkan data dari Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Kabupaten Tebo, di daerah tersebut terdapat 66 perusahaan tambang yang memiliki izin Kuasa Pertambangan (KP).
Namun saat ini hanya ada beberapa perusahaan yang masih beroperasi di antaranya adalah PT Daya Bambu.
Direktur Eksekutif Asosiasi Pengusaha Batubara Indonesia (APBI) Provinsi Jambi, Mirza mengatakan, volume ekspor saat ini d

iperkirakan di bawah 100.000 ton per bulan. Kondisi ini menurun drastis dibanding tahun lalu yang masih 400.000 ton per bulan.
Menurut dia, harga patokan batubara pada April lalu masih mencapai 113 dolar AS per ton untuk kadar kalori 7.000 per kilogram, turun menjadi 94 dolar AS pada Juli. Penurunan kembali terjadi menjadi 90 dolar AS pada Agustus lalu.
Secara umum, terdapat 300 izin usaha pertambangan batubara di Jambi. Sebanyak 150 izin di antaranya untuk eksploitasi.
Diketahui, menurunnya harga batubara akibat krisis global menyebabkan pengusaha batubara di Indonesia mulai mengurangi bahkan menghentikan aktivitasnya.
Dirjen Mineral dan Batu Bara Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Thamrin Sihite mengatakan, pemerintah berharap pengusaha batu bara waspada dan bisa mengambil langkah antisipasi.

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: